-->

Penjelasan Bootloader Dan ROM All Xiaomi


Penjelasan Tentang Bootlooader

Bootloader, gambaran secara dasar: jika storage di HP diumpamakan Hard disk, terdiri Dari beberapa partisi (pembagian), diantaranya:

1.      Partisi untuk file-file sistem

2.      Partisi untuk berbagai Data milik berbagai Aplikasi (partisi yang berbeda inilah yang membuat data/aplikasi yang diinstal tidak hilang saat kita melakukan update

3.      Partisi lain untuk hal-hal yang bekerja dibelakang layar

 

Kita bisa saja membayangkan Bootloader ini sebagai titik awal dari keamanan seluruh partisi tersebut diatas, karena jika kita coba menerobos/mengubah nya, bisa saja berakibat kerusakan system (brick), tetapi jika dilakukan dengan benar, maka cukup banyak hal yang bisa kita lakukan kemudian, misalkan install/flashing Custom Rom.

 Produsen mengunci Bootloader dengan cara melakukan enkripsi (mengurai dengan kode tertentu) sehingga sangat sulit untuk membuka/mengubahnya dengan tujuan antara lain melindung garansi jugai aplikasi-aplikasi khusus didalam HP dikembangkan dengan biaya mahal, misal HTC dengan Sense nya lalu Samsung dengan TouchWiz nya.

 Tetapi pada perkembangannya kemudian, beberapa produsen justru mengeluarkan aplikasi khusus untuk membuka Bootloader yang terkunci ini (unlock tool).

Tambahan: Xiami mengeluarkan unlock tool dengan nama mi flash unlock, tetapi untuk proses unlock bootloader harus diverifikasi oleh xiaomi dan melalui tahapan2 seperti : 1. SMS Persetujuan untuk unlock bootloader. 2. Akun harus terkait dengan device, dan waktu unlock bervariasi (bisa 3/5 hari setelah akun bisa terkait dengan device).


Pemilihan ROM

Secara umum (mengacu ke Xiaomi Europe), dapat dibedakan dari angka versinya:

 ROM Stable: dimulai angka 8, misal versi terakhir: Mido: 8.1.15.0 (dapat juga diartikan MIUI 8.1) Kelebihan ROM Stable diharapkan sudah sangat sangat minim BUG/Problem Kekurangan: update cukup lama (sekitar 1-2 bulan sekali, atau lebih)

ROM Developer (Beta): dimulai angka 7, misal versi terakhir: Nikel: 7.3.2 (dapat juga diartikan: 2017 Maret 2) Kelebihan: update seminggu sekali (hari Jumat), dapat fitur tambahan lebih dulu Kekurangan: masih

besar kemungkinan terdapat BUG/Problem
Secara dukungan area/lokasi tertentu, ROM dapat dibedakan:

Area China, dibuat Tim Xiaomi China: ROM Stable Developer (Beta) China

Area Global, tapi dibuat Tim Xiaomi Global (Indonesia termasuk salah satu developernya) ROM Stable Global - Global tersedia (ada bahasa Indonesia)
Diluar area China, Tim Xiaomi Europe/Polska(Poland) dan lainnya: Basisnya ROM China (basis Xiaomi kan di China), tetapi dengan perubahan: - Google Playstore sudah ada - aplikasi khusus area China sudah dihilangkan - aplikasi (yg dianggap bloatware) sudah dihilangkan - seluruh aplikasi (termasuk bawaan MIUI) "bisa" dalam Bahasa Inggris - lebih banyak dukungan bahasa, (sayangnya) Indonesia belum termasuk

 # Nikel bisa menggunakan ROM Stable atau ROM Developer Dari Xiaomi Europe secara langsung hanya jika telah Un-lock Bootloader

Berdasar cara instalasi (mengacu ke en.miui.com), ROM dapat dibedakan: Method 1: System Update, cirinya: file ROM berakhiran ZIP (increment/ota) Method 2: Recovery Update, cirinya: file ROM berakhiran ZIP (increment/ota/full update) Method 3: Fastboot Update, cirinya: file ROM berakhiran TGZ (full update)
Karena kemudian ada penerapan Locked Bootloader, maka untuk instalasi ROM selain ROM China (misal ROM dari Xiaomi Europe atau Custom), tidak dapat install dengan System Update/Recovery Update diatas, kecuali sudah Un-Lock Bootloader nya.

Diharuskan untuk proses unlocking terlebih dahulu: jadi bisa diubah Custom ROM Dari Xiaomi China, Europe atau lainnya ciri file Custom ROM untuk SP-Flashtools: - berakhiran ZIP (misal LoXar) atau RAR

(JamFlux) atau 7z (Polska) - perlu di extract sebelum flashing/install. - isi diantaranya: boot.img, system.img. userdata.img, dan lainnya

Tipe lain adalah Custom ROM, Dari salah satu ROM diatas  kemudian dimodifikasi untuk menambah kemampuan khusus oleh seseorang/Tim, beberapa hal yaang sebaiknya kita perhatikan: - perlu membaca komen-komen pengguna,

misal kelebihan/kekurangannya - teliti berbagai resiko nya - apakah cukup bisa kita terima kekurangannya - misalkan XPosed yang seringkali membuat BBM force close

0 Response to "Penjelasan Bootloader Dan ROM All Xiaomi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel