Tips Cara Merawat Baterai SmartPhone
Baterai
yang bisa dilepas sebenarnya menawarkan kepraktisan. Jika tejadi masalah atau
daya baterai melemah, pengguna bisa langsung melepas baterai atau mengganti
sendiri.
Namun seiring dengan kemajuan dan
kepraktisan, kini smartphone keluaran terbaru, hadir dengan baterai tanam.
Memang baterai tanam (Non Removable) membuat body smartphone menjadi lebih
tipis sehingga tampilannya lebih keren. Supaya baterai Non Removable tetap awet
serta smarphone berumur panjang, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan.
Berikut ini beberapa cara merawat
baterai smartphone non removable agar lebih tahan lama :
Jangan
menggunakan smartphone saat mengisi daya
Selain itu untuk merawat baterai non removable perlu dipahami bila smartphone
dalam keadaan charging, jangan gunakan untuk bermain game, memutar musik,
menerima telepon atau menggunakannya untuk kegiatan lainnya. Disarankan untuk
melakukan pengaturan smartphone dalam keadaan airplane mode atau sekalian
dimatikan saja. Dengan begitu, baterai tidak cepat panas.
Usahakan Baterai jangan sampai Kosong
Dalam
Penggunaan HP segala Merk, du usahakan jangan sampai 0% Karena akan mengurangi
umur dari baterai HP tersebut secara Perlahan, minimal kamu mencarge HP kamu
20% dan maksimal 50%, karena mengecas terlalu lama akan berdampak tidak baik
dalam HP kamu.
Minimalkan Penggunaan Power Bank
Memang,
power bank sangat berguna bagi HP dimanapun anda berada, tapi jika saat dirumah
atau dimana, kalau bisa di Charge dengan stopkontak usahakanlah di cas dengan
Stopkontak karena jika anda keseringan menggunakan Power Bank akan membuat
Baterai HP kamu cepat panas.
Gunakan
charger asli atau original
Untuk merawat baterai non removable
yang pertama harus diperhatikan adalah menjaga agar arus listrik yang diterima
baterai selalu sesuai dan aman, gunakan charger asli atau orisinal setiap saat
mengisi baterai. Charger asli sudah disesuaikan oleh pabrikan agar dapat
mengisi baterai dengan efektif. Jika terpaksa menggunakan charger yang bukan
buatan pabrik, pastikan arus yang diterima oleh smartphone sesuai dengan arus
yang dibutuhkan oleh baterai.
Cek
temperatur baterai smartphone
Temperatur yang dibutuhkan
smartphone adalah temperatur kamar, yaitu 18-35 derajat celcius. Jika terlalu
rendah, baterai akan mengalami pengurangan kapasitas. Sebaliknya, baterai yang
terlalu panas dapat merusak komponen yang ada di smartphone.Untuk itu, pastikan
untuk menyimpan dan menggunakan smartphone di tempat yang sejuk. Jangan
menaruhnya di tempat-tempat bersuhu tinggi misalnya di atas mesin mesin yang
menyala agar temperaturnya tidak meninggi. Beri waktu istirahat smartphone dan
jangan sampai menggunakannya terus menerus hingga panas.
Hindari
pengisian daya berlebihan
Meskipun smartphone jaman sekarang
memiliki kemampuan untuk memutus daya jika sudah mencapai 100%, namun
disarankan jangan terlalu lama membiarkan smartphone dalam keadaan charging
selama berjam-jam. Selain karena dapat menyebabkan baterai menjadi melembung,
untuk beberapa kasus, baterai dapat meledak.
Jangan menggunakan smartphone saat mengisi daya
Selain itu untuk merawat baterai non removable perlu dipahami bila smartphone dalam keadaan charging, jangan gunakan untuk bermain game, memutar musik, menerima telepon atau menggunakannya untuk kegiatan lainnya. Disarankan untuk melakukan pengaturan smartphone dalam keadaan airplane mode atau sekalian dimatikan saja. Dengan begitu, baterai tidak cepat panas.
Usahakan Baterai jangan sampai Kosong
0 Response to "Tips Cara Merawat Baterai SmartPhone"
Posting Komentar