Tips Memilih Printer Infus
Tips Memilih Printer Infus
Printer merupakan salah satu
kebutuhan yang cukup sering digunakan, khususnya untuk mahasiswa seperti saya,
yang biasannya digunakan untuk membuat tugas – tugas atau hal yang berhubungan
dengan perkuliahan lainnya. Banyak sekali jenis printer yang ada dan yang sudah beredar di
pasaran. Alasan kenapa banyak orang yang memilih
printer dengan model infus adalah pada segi kemudahan, maksudnya
adalah jika tinta printer pada tabung infus habis, kita hanya perlu menambahkan
tinta dengan warna yang sama ke dalam tabung infus yang sudah mulai berkurang
tintanya. Dengan demikian kita tidak perlu repot untuk memasang atau mencopot
catridge printernya. Hal ini sangat memudahkan bagi pengguna, karena hampir
setiap pengguna dapat dengan mudah melakukan hal tersebut.
Printer juga sering
dipakai untuk area kantor, rental komputer, atau warnet, karena
biasanya printer di tempat – tempat seperti itu cukup sering digunakan,
sehingga boleh dibilang boros tinta. Sehingga printer yang satu ini dapat menjadi
alternatif yang cukup untuk membantu. Selain alasan yang harganya ekonomis, kita tidak
perlu bongkar pasang printer atau catridge printer yang kadang cukup ribet dan
lumayan memakan waktu. Hanya dengan menambahkan jenis dan warna tinta yang
kurang saja, printer sudah dapat digunakan lagi seperti sebelumnya.
Tips memilih printer infus yang baik dan benar,
kita simak sama – sama tipsnya berikut :
1. Sesuaikan dengan Kebutuhan
Kebutuhan disini maksudnya
adalah, seberapa sering kita menggunakan printer tersebut, jika penggunaanya
cukup sering maka penggunaan printer infus merupakan pilihan yang tetap. Karena
jika penggunaannya hanya sesekali, dapat menyebabkan tinta banjir atau mungkin
tinta justru mengering, ini cukup berbahaya karena dapat merusak head printer.
2. Brand atau Merk

Banyak sekali merk printer
yang ada di Indonesia, beberapa diantaranya seperti Epson, Canon, dan HP. Merk-merk tersebut masing – masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing –
masing. Canon misalnya cenderung bagus dalam kecepatan print dibanding HP dan
Epson. Awet jika penggunaan lebih dominan untuk warna hitam. Hasil warna bagus
dan cepat, harga relatif lebih murah. Kekurangan printer Canon, diantaranya,
gambar kurang natural untuk warna seperti warna – warna kulit manusia. Mudah
kemasukan angin, saat print, kadang mengalami banjir.
Untuk Epson sendiri,
kelebihan yang dimiliki diantaranya adalah hasil warna yang bisa dibilang
paling bagus, jika dibanding Canon dan HP. Tingkat ketahanan mesin bagus ( awet
). Sangat cocok untuk yang lebih dominan ke warna, bagus digunakan untuk
percetakan atau foto digital. Kekurangan dari Epson sendiri diantaranya adalah
agak lambat dalam proses print, untuk yang dominan warna hitam seperti untuk
teks, warna kurang bagus karena base warna Epson menggunakan warna hitam dan
biru. Telihat blur atau kabur untuk print draft.
Selanjutnya untuk HP
sendiri, kelebihan yang dimiliki diantaranya, paling cocok untuk kebutuhan
kantoran asalkan pemakaian kertasnya biasa saja. Hasil cetak teks paling bagus,
print warna sedikit lebih bagus daripada Canon. Kekurangan dari HP sendiri,
yaitu mesikn kurang awet, paling rentan pada mainboardnya, untuk softwarenya
kadang bermasalah.
3. Garansi
Garansi dapat menjadi acuan
dari kualitas produknya, karena biasanya produk yang kualitasnya bagus, akan
berani memberikan garansi yang cukup lama. Selain itu garansi yang diberikan,
akan sangat membantu kita bila nantinya menemui masalah pada printer yang sudah
kita beli.
4. Yang Paling Penting Harga
Masalah harga adalah masalah
yang sedikit sensitif, iya gak ? hahaha :D. Yang pasti jangan mudah tergiur
oleh harga yang murah. Karena biasanya harga yang dibayar akan sesuai dengan
kualitas yang didapat. Jadi lebih baik sedikit keluar uang lebih saat membeli
pertama kali, tetapi dapat digunakan dalam jangka waktu lama, dan printer tidak
sering rewel.
0 Response to "Tips Memilih Printer Infus"
Posting Komentar